Categories

google translate

Selasa, 20 Maret 2012

Sepekan Bergelut Dengan Batu Besi Di Trenggalek

Rabu, 7 Maret 2012 – Kamis, 15 Maret 2012

Penelitian Batu Besi di Trenggalek merupakan pengalaman tersendiri buatku. Berdua sama temanku Yofan, kita meneliti di 3 kecamatan dari kabupaten Trenggalek. 3 kecamatan itu ialah Kecamatan Dongko, Panggul dan Munjungan (Lihat gambar 1).
 
gambar 1. Lokasi 3 kecamatan yang di ekplorasi (sumber google maps) 

Basecamp dari penelitian kali ini berada di Rumah Pak Misdi yang masuk di Kecamatan Dongko. Dari Trenggalek ke lokasi penelitian dapat di tempuh dalam 45 menit perjalanan. Lamanya perjalanan karena banyak jalan yang berlobang dan hancur sehingga mau tidak mau harus mengurangi kecepatan kendaraan, dan lagi topografi menuju daerah penelitian yang berbukit-bukit dan berkelok-kelok.
Di Basecamp..  
Masyarakat Trenggalek, khususnya di lokasi penelitian memiliki sifat yang ramah dan baik-baik. Ramah dan kebaikan Itu tercermin dari seringnya sajian minuman kopi ketika tidak sengaja melewati rumah warga, sampe-sampe hari pertama dan kedua harus mengulurkan waktu lebih untuk menikmati kopi sejenak.
Kopi hari pertama  
Kopi hari kedua  
Batu besi di daerah ini menyebar dari utara ke selatan. Batu besi ini merupakan endapan sedimenter yang terjadi di laut dalam, ini bisa terlihat dari kenampakan struktur silang siur pada batu besi itu sendiri.

Besi merupakan logam kedua yang paling banyak di bumi ini. Karakter dari endapan besi ini bisa berupa endapan logam yang berdiri sendiri namun seringkali ditemukan berasosiasi dengan mineral logam lainnya. Kadang besi terdapat sebagai kandungan logam tanah (residual), namun jarang yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Endapan besi yang ekonomis umumnya berupa Magnetite, Hematite,Limonite dan Siderite. Kadang kala dapat berupa mineral: Pyrite, Pyrhotite, Marcasite, dan Chamosite.

Beberapa jenis genesa dan endapan yang memungkinkan endapan besi bernilai ekonomis antara lain :

1. Magmatik: Magnetite dan Titaniferous Magnetite

2. Metasomatik kontak: Magnetite dan Specularite

3. Pergantian/replacement: Magnetite dan Hematite

4. Sedimentasi/placer: Hematite, Limonite, dan Siderite

5. Konsentrasi mekanik dan residual: Hematite, Magnetite dan Limonite

6. Oksidasi: Limonite dan Hematite

7. Letusan Gunung Api

Cekidot untuk foto lapangannya di bawah ini.
Struktur cross bedding pada batu besi  
singkapan batu besi di Desa Pandean  
Magnet yang menemple kuat pada batu besi 
Singkapan batuan metasedimen  
Sesar di pinggir jalan...  
Di Tanjung Cikal (dari kiri-kanan : saya, Yofan dan Pak Nasir)  
Di sini saya mau kasih pertunjukan sulap dari Trenggalek.
Cekidot untuk videonya yah….hahahaha
Dan ini video yang harus di perhatikan dalam pengukuran strike dan dip pada batu besi.
Mungkin cukup sampai di sini catatan penelitian saya, sampe jumpa di catatan selanjutnya.

bye…bye……… ……..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kasih komentarnya ya reader :D