Categories

google translate

Jumat, 11 Maret 2011

Gempa dan Tsunami Jepang

Berita terhangat untuk hari ini adalah :

1. Gempa bumi berkekuatan 8,8 SR terjadi di lepas pantai di Jepang timur laut, Jumat (11/3/2011). Gempa tersebut menguncang bangunan-bangunan di Ibu Kota Tokyo, menyebabkan banyak orang terluka, serta setidaknya satu kebakaran dan memicu peringatan tsunami hingga ketinggian 10 meter (Kompas.com).

2. Gempa berkekuatan 8,6 SR mengguncang Jepang. Gempa mengakibatkan tsunami dan diperkirakan menuju Indonesia Timur pada petang nanti (Metro TV).

Ya, emang itu bisa saja terjadi kalau kekuatan gempa sekuat 8,9 SR dan juga titik pusat gempa terletak 373 km dari Tokyo, berdasarkan data Badan Geologi AS (USGS).

lokasi gempa jepang

Kita semua bisa lihat  flashgrafis (sumber: tempo) yang melihatkan dampak yang diakibatkan oleh gempa 8,9 SR di Jepang Flashgrafis dampak tsunami jepang.

Dalam USGS, gempa yang baru saja terjadi itu malahan berkekuatan 8,9 SR. Padahal kita tahu bahwa Skala Richter atau SR adalah bilangan logaritma (basis 10) dari amplitudo maksimum, yang diukur dalam satuan mikrometer hasil rekaman gempa oleh instrumen pengukur gempa (seismometer) Wood-Anderson, pada jarak 100 km dari pusat gempanya. Maksudnya, misalnya kita mempunyai rekaman gempa bumi (seismogram) dari seismometer yang terpasang sejauh 100 km dari pusat gempanya, amplitudo maksimumnya sebesar 1 mm, maka kekuatan gempa tersebut adalah log (10 pangkat 3 mikrometer) sama dengan 3,0 skala Richter.

Sebagai perbandingan awal, kita lihat dulu prediksi kerusakannya sebagai berikut :

Perkiraan Kerusakan

Bayangin saja, gempa yang berada di Jepang berada posisi kedua dari atas yaitu pada skala 8,9 SR.

Sebenarnya, apa yang membuat gempa dan Tsunami Jepang itu terjadi, aku akan jelaskan yang diliput dari berbagai sumber :

Mungkin semua orang mengetahui,,,
apa itu Tsunami..???
Ya..semua tahu,,tapi tidak sepenuhnya tahu..Senyum
Saat ini aku mau sharing aja dan tidak ada unsur menggurui (khan aku masih mahasiswa..hehe)..bagaimaan sebuah Tsunami terjadi???

ASAL ISTILAH TSUNAMI

Istilah tsunami berasal dari bahasa Jepang Tsu artinya pelabuhan dan nami artinya gelombang laut. Dari kisah inilah muncul istilah tsunami. Awalnya tsunami berarti gelombang laut yang menghantam pelabuhan.

PENYEBAB TERJADINYA TSUNAMI

Tsunami terutama disebabkan oleh gempabumi di dasar laut, Tsunami juga dipicu akibat tanah longsor di dasar laut, letusan gunungapi dasar laut, dislokasi patahan(ini di ketahui dari perhitungan analisa kuantitatif) dan juga jatuhan meteor(namun ini sangat jarang terjadi). Lebih jelasnya seperti berikut :

1. TSUNAMI AKIBAT GEMPA BUMI

Tidak semua gempa bumi mengakibatkan terbentuknya tsunami. Syarat terjadinya tsunami akibat gempabumi adalah:
1.Pusat gempa terjadi di dasar laut
2.Kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km

(sumber ESDM)

Pada tanggal 11 maret 2011, gempa bumi dengan kekuatan 8,9 SR menghantam Negara Jepang yang diketahui lebih lanjut pusat gempa berada 373 Km (231 mil) dari ibu kota, Tokyo, demikian dilaporkan United States Geological Survey                              

Sama dengan pada tanggal 26 Desember 2004, gempa bumi dengan kekuatan 9 Skala Richter di kedalaman 30 km dasar laut sebelah barat daya Aceh membangkitkan gelombang tsunami dengan kecepatan awal sekitar 700 km/jam. Gelombang ini menjalar ke segala arah dari pusat tsunami dan menyapu wilayah Aceh dan Sumatera Utara dengan kecepatan antara 15 - 40 km per jam dan tinggi gelombang 2 hingga 48 meter. Korban jiwa mencapai 250.000 orang lebih. Dalam 3 jam setelah gempabumi, negara-negara di kawasan Samudera Hindia juga terkena tsunami.

2. TSUNAMI AKIBAT LETUSAN GUNUNG API

Contohnya pada tahun 1883, letusan Gunung Krakatau di Indonesia mengakibatkan Tsunami yang dahsyat. Ketika gelombangnya menyapu pantai Lampung dan Banten, kira-kira 5000 kapal hancur dan menenggelamkan banyak pulau kecil. Gelombang setinggi 12 lantai gedung ini, kira-kira 40 m, menghancurkan hampir 300 perkampungan dan menewaskan lebih dari 36000 orang.

3. TSUNAMI AKIBAT DISLOKASI PATAHAN

mungkin dalam hal ini, ditentukan dengan perhitungan data analisis yang signifikan.

4. TSUNAMI AKIBAT LONGSORAN TANAH

(sumber: http://rovicky.wordpress.com/2009/01/13/gempa-manokwari-menyisakan-teka-teki-1/)

Contohnya ketika sekitar 81 juta ton es dan batuan jatuh ke Teluk Lituya di Alaska tahun 1958. Longsoran ini terjadi karena guncangan gempa bumi sebelumnya. Gelombang tsunami yang terbentuk akibat longsoran ini menjalar cepat sepanjang teluk. Tinggi gelombangnya mencapai 350-500 m saat melanda lereng-lereng gunung dan menyapu pepohonan dan semak belukar. Ajaibnya, hanya dua orang pemancing ikan yang tewas.

TSUNAMI AKIBAT JATUHAN METEOR

Tsunami akibat meteor bisa saja terjadi, tergantung meteornya jatuhnya dimana, di laut atau di darat, kalau misalnya di laut atau samudra kemungkinan terjadinya Tsunami akan besar.

Mungki itu aja yang bisa aku jelaskan bagaimana sebuah tsunami dapat terjadi Senyum dengan mulut terbuka.

See u next time and next journal. NightBercanda kok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kasih komentarnya ya reader :D