Categories

google translate

Jumat, 29 Juni 2012

Menembus Puncak Mahameru (Gn Semeru 3676 m.dpl) Part 2

Melanjutkan cerita Menembus Puncak Mahameru (Gn Semeru 3676 m.dpl) Part 1, di sini saya akan mulai dari Ranu Pani hingga ke Puncak mahameru. Untuk jalur pendakian bisa lihat gambar di bawah ini.

semerujalur pendakian

image

Minggu, 24 Juni 2012

Setelah semua personil siap, kamipun langsung memulai pendakian pada pukul 11.00 WIB. Shelter demi shelter, setapak demi setapak kami lewatinya. Untuk jalur Ranu Pani- Ranu Kumbolo, sangatlah menguntungkan untuk aklimasi/ penyesuaian suhu sekitar terhadap tubuh. Dan juga, Ranu Pani- Ranu Kumbolo treknya sangat bagus untuk penyesuaian fisik, dengan jalan yang tidak terlalu terjal dan tidak memakan habis stamina.

21_5663

Ada 3 shelter sebelum sampai di Ranu Kumbolo, tapi di shelter 3, tidak dapat berfungsi, karena sudah rusak dan cuma meninggalkan atapnya aja.

14_5669                                                                          istirahat di shelter 1

Pukul 15.30 WIB, Ranu Kumbolo sudah terlihat dari kejauhan. narsisme-pun tidak bisa di elakkan Hot smile.

48_5696Cah iki meneh,,,,haha… Smile with tongue out

24_5716Ranu Kumbolo…

48_5717sambil makan dan menikmati indahnya Ranu Kumbolo…

Sore-pun hampir berganti menjadi malam. Mentari seakan berganti tugas dengan bulan. Maka siap-siap aku dan teman-teman yang lain menambah pakaian agar tubuh gag menggigil dalam dinginnya malam. Karena fisik sudah pengen istirahat, kami semua memutuskan untuk istirahat menunggu pagi di Ranu Kumbolo.

30_5734

Malam itu, di dalam tenda serasa seperti di dalam kulkas. Perpaduan dinginnya suhu dan bintang yang banyak di atas langit menjadi harmonis sebagai pelengkap suasana khas Ranu Kumbolo. Sehabis makan malam, aku hanya ingin mempercepat tidur dalam sleeping bed dan esok bertemu dengan sunrise yang indah di Ranu Kumbolo ini. O iyah, aku satu tenda dengan Agung dan Heri. Waktunya tidur…..zzzzzzz…zzz…zz.z…

Senen, 25 Juni 2012

Pukul 05.00 WIB, akupun keluar dari tenda, dengan menggegigil aku menunggu sunrise itu tiba. Butiran es, terlihat di sepatu, tenda dan rumput-rumput, “Wah, mungkin tadi malam suhu bisa mencapai minus derajat”pikir ku. Sambil menunggu sunrise, aku menyiapkan susu dan tentunya tripod sekalian kamera untuk mengabadikan Sunrise Ranu Kumbolo. Cekeprit untuk foto-fotonya.

udah_5750

43_5761

Selesai motret, tidak asyik kalo sudah datang di Ranu Kumbolo tidak berenang di airnya. Dinginnya air Ranu Kumbolo, tidak membuat Mas syam, AA’Ipul, Tatak dan juga aku gentar *sedikit lebay bahasanya,,,wkwk. Oke, saatnya berubah jadi atlet renang.

42_5789

 

image

Selesai mandi, makanan siao untuk di santap… Open-mouthed smile
Ajiiiib,,,,,senangnyaParty smile.

42_5807

42_5809Ngileerrr yah.. Smile with tongue out

Selesai menyantap makanan, kami semua packing untuk melanjutkan perjalanan ke Kalimati. Sebelum jalan, kita semua foto keluarga dulu.

43_5829upss….salah,,,maksudnya yang di bawah ini foto keluarganya…. *banyak alasan,,,Laughing out loud

ranu kumbolo_5835

Perjalanan dilanjutkan, dari Ranu Kumbolo, ketemu langsung dengan tanjakan cinta. Yah, tanjakan cinta adalah sebuah bukit yang mempunyai mitos ““Barang siapa yang bisa terus berjalan tanpa berhenti hingga di atas bukit dan tanpa menoleh ke belakang, jika sedang jatuh cinta akan berakhir bahagia”. Nah, bagi yang lagi jatuh cinta, bisa datang ke sini yah,,,hahaha… Smile with tongue out.

45_5839

44_5843

Setelah melewati tanjakan cinta, kamipun sampai di Oro-Oro Ombo, sebuah tempat yang penuh padang rumput dan bunga lavender *yakin deh, nyamuk gag mau deketin situ, karena situ sudah lama belum mandi…wkwkwk
Cekidot foto-fotonya Open-mouthed smile

image

image

image

image

Sehabis melewati Oro-Oro Ombo, kami akan melewati Cemoro Kandang. Di kiri-kanan ku lihat saja, banyak pohon cemara *loh, kuq nyanyi…hahaha. Trekking di Cemoro Kandang lumayan enak, karena di suguhi dengan pemandangan Oro-Oro Ombo dari kejauhan dan juga Puncak Mahameru yang mulai menampakkan kegagahannya.

image40_5874

41_5902

41_5915

Sekitar 30 menit perjalanan dari Cemoro Kandang, kamipun sampai di Kalimati. Kesepakatan bersama, Kalimati menjadi tempat kami mendirikan tenda. Di Kalimati juga dapat diperoleh mata air, tapi harus jalan dulu sekitar 1 Km, ke arah Sumber mani.

Sore akan berganti dengan malam, kamipun mempersiapkan 3 tenda, didirikannya tenda untuk siapa-siapa yang tidak ikut summit/muncak nanti malam.

Sebelum summit, kami mengadakan briefing terkait dalam masalah fisik yang belum istirahat dan juga jalur trek yang sangat terjal, apalagi dilakukan malam hari. Alhasil, heri dan retno bertugas menjaga camp dan trekking dimulai pukul 22.00 WIB, mengingat jumlah kami yang cukup banyak,15 orang.

Bagaimana cerita summitnya, klik aja di sini Menembus Puncak Mahameru (Gn Semeru 3676 m.dpl) Part 3.

3 komentar:

  1. Besok ajak kita2 naik ke sana ya,, whahah,,
    kamu Tour Guide nya bal..

    BalasHapus
  2. @rory : boleh2 ror,,, :D atur waktu ajah ror,,, :D

    BalasHapus
  3. Permisi masbro...
    kalau butuh tour guide bisa langsung hub. 082331975243 / 082334610746 a/n Rudy (warga asli ranupani)atau 081559868516

    trima kasih :D

    BalasHapus

Kasih komentarnya ya reader :D